- February 23, 2026
- By: adminrsu
Optimalkan Kualitas Hidup Pasien, RSUD Dr. R. Soedjati Edukasi Masyarakat Mengenai Layanan Ortotik Prostetik



PURWODADI, rsud.grobogan.go.id – Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi melalui unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) kembali menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan bagi publik.
Kali ini, sosialisasi difokuskan pada pengenalan penanganan rehabilitasi medis khusus melalui layanan Ortotik dan Prostetik. Kegiatan ini dilangsungkan secara interaktif di ruang tunggu pasien rawat jalan pada Selasa pagi, 15 Januari 2026.
Mengenal Peran Ortotik dan Prostetik dalam Pemulihan Gerak
Edukasi kesehatan ini dipimpin langsung oleh pakar di bidangnya, yaitu dr. Diyan Rahmawati, Sp.KFR., AIFO-K (Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi) bersama Piter Bangkit Hagiyanto, A.Md.Kes. (Tenaga Ahli Ortotik Prostetik RSUD Dr. R. Soedjati).
Dalam pemaparannya, tim medis menjelaskan secara rinci perbedaan serta fungsi krusial dari kedua layanan ini yang sering kali belum dipahami secara luas oleh masyarakat awam:
-
Ortotik: Merupakan alat bantu kesehatan yang dirancang dan dipasang pada tubuh pasien untuk menyangga, meluruskan, mencegah, atau mengoreksi deformitas (kelainan bentuk tubuh) serta meningkatkan fungsi dari bagian tubuh yang lemah (contoh: brace, splint, sepatu ortopedi).
-
Prostetik: Merupakan pembuatan dan pemasangan alat bantu yang berfungsi sebagai pengganti bagian tubuh yang hilang atau diamputasi, dengan tujuan mengembalikan estetika dan fungsi gerak semaksimal mungkin (contoh: kaki palsu, tangan palsu).
Layanan ini dirancang secara personal (custom-made) disesuaikan dengan ukuran, anatomi, dan kebutuhan mobilitas masing-masing pasien agar hasil pemulihan dapat berjalan optimal.
Meningkatkan Pemahaman dan Kualitas Hidup Pasien
Tujuan utama dari diselenggarakannya edukasi ini adalah untuk mengikis stigma serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya intervensi dini pasca-cedera, stroke, atau amputasi. Melalui penggunaan alat bantu yang tepat, pasien diharapkan dapat kembali mandiri dan tidak mengalami ketergantungan penuh pada orang lain dalam aktivitas sehari-hari.
“Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa penanganan kehilangan anggota gerak atau kelainan fungsi otot kini sudah bisa diintervensi dengan sangat baik di rumah sakit kita. Ortotik dan prostetik bukan sekadar alat bantu kosmetik, melainkan jembatan penting untuk mengembalikan fungsi gerak mandiri dan meningkatkan rasa percaya diri serta kualitas hidup pasien secara keseluruhan,” jelas dr. Diyan Rahmawati, Sp.KFR., AIFO-K di sela-sela pemaparan materi.
Sesi Diskusi yang Interaktif dan Humanis
Edukasi yang berlangsung di sela waktu tunggu antrean ruang poliklinik ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para pengunjung. Banyak di antara pasien maupun pengantar pasien yang memanfaatkan sesi tanya jawab untuk berkonsultasi mengenai kondisi anggota keluarga mereka yang membutuhkan alat bantu jalan maupun rehabilitasi pasca-amputasi.
Piter Bangkit Hagiyanto, A.Md.Kes. menambahkan bahwa layanan Ortotik Prostetik di RSUD Dr. R. Soedjati ditangani dengan standar kompetensi profesional yang tinggi, mulai dari proses pengukuran, pembuatan, hingga latihan penyelarasan penggunaan alat bersama pasien.
Melalui program edukasi aktif seperti ini, RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi terus membuktikan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang holistik, tidak hanya berfokus pada pengobatan medis kuratif, tetapi juga pada pemulihan fungsional jangka panjang demi mewujudkan masyarakat Grobogan yang sehat dan produktif. (Admin/PKRS)

